Berwirausahalah

Saya menolak anggapan bahwa wirausaha lebih hebat dan mulia dibanding karyawan (seperti motivator2 itu) .

Tapi di sisi lain, Saya juga mendorong teman2 untuk berwirausaha. Alasannya karena “Keajaiban Rezeki” begitu nampak saat berwirausaha.

Kalau pegawai/karyawan, sangat jelas kita dapat gaji secara rutin. Sedangken ketika berwirausaha, kita dapet penghasilan ketika dagangan kita laku/ada pembeli (baik barang maupun jasa).

Disinilah asyiknya, dimana sangat sering terjadi yang namanya keajaiban rezeki

  1. Saat harus nyicil/melunasi hutang, tau2 ada yang beli dalam jumlah banyak
  2. Saat harus beli susu anak, tiba2 ada pesanan partai besar
  3. Kawan lama yang udah kita lupakan tiba2 jadi pelanggan
  4. Orang yang ga kita kenal, mereferensikan produk kita ke keluarga & koleganya
  5. Dan masih banyak hal lain yang tidak terduga, dimana rezeki datang dari arah yang tidak kita sangka & waktu yang tidak kita kira.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *