Saat menulis ini, saya ingat seorang teman lama , yang ketika berdagang seringkali memberikan harga yang berbeda antara satu pembeli dengan pembeli lain.
Ketika pembelinya merupakan warga sekitar, dia memberi harga wajar untuk dagangannya. namun apabila pembelinya adalah orang yang berasal dari daerah lain dan kebetulan lewat, dia akan memberikan harga yang lebih mahal, karena dia berfikir orang tersebut paling-paling cuma sekali lewat sini.
Nah, cara berjualan ini hampir pasti mendatangkan kerugian bagi pedagang itu sendiri. Itu dikarenakan pasarnya hanya kalangan itu-itu saja, sedangkan persaingan bisnis akan terus meluas.
Belum lagi kabar negatif yang beredar begitu cepat di era sosial media seperti saat ini , membuat dagangannya makin sepi dari hari kehari