Anak Menangis Histeris Saat Diberi Nasehat? Ini Solusinya

Dalam kasus umum yang terjadi sehari – hari, anak – anak (terutama mereka yang baru berusia 4-7 tahun) sulit membedakan antara diberi nasehat dengan dimarahi. Ini bisa jadi indikasi adanya trauma atau luka batin akibat dimarahi ortu di usia sebelumnya. Lalu bagaimana mengatasinya

  1. sering- sering minta nasehat atau masukan dari anak. Loh kok? iya, anak bukanlah pendengar yang baik, jadi percuma menjelaskan bahwa tidak usah nangis ketika dinasehati, atau nasehat beda dengan marah. Sebaliknya, anak adalah peniru yang handal, dimana ia segera menirukan perilaku orangtuanya. Dalam kasus ini, orangtua yang tetap tenang dan tersenyum ketika diberi nasehat akan ditiru anak dengan totalitas.
  2. Tersenyum disertai pujian sebelum memberikan nasehat. Bisa juga dengan pengantar yang halus seperti kata “maaf nak, boleh ayah/ibu kasih nasehat?”

Dengan kedua cara diatas, anak jadi paham perbedaan antara memarahi dengan memberi nasehat. Selamat mempraktekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *