Seseorang diuji Tuhan berdasar apa yang difikirnya menjadi penyebab utama kebahagiaan di dunia.

Orang yang berfikir bahwa jabatan adalah penyebab utama kebahagiaan, maka ia akan diuji dengan tidak diberi jabatan yang ia impikan. Bisa juga ia diberi jabatan tersebut, namun sangat kesulitan dalam menjalankannya.

Orang yang berfikir uang adalah penyebab utama kebahagiaan, maka ia akan diuji dengan kesulitan finansial . Bisa juga ia diberikan harta berlimpah, namun memiliki ketakutan akan kehilangan harta tersebut sehingga menjadikannya seseorang yang pelit/kikir.

Orang yang berfikir bahwa memiliki anak adalah penyebab utama kebahagiaan, maka ia akan diuji dengan tidak punya anak. Atau ia memiliki anak, namun durhaka & membangkang pada ortunya.

Orang yang berfikir bahwa hanya taat kepada Tuhanlah kita bisa bahagia, maka ia akan diuji berbagai permasalahan keuangan, kesehatan, keturunan, pasangan hidup, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *