Inilah yang saya sebut mental Londo Ireng. Mental ini masih banyak dimiliki orang Indonesia, dimana yang kaya, adalah yang benar dan tidak boleh di kritik oleh mereka yang tidak kaya/ miskin.

Padahal kebenaran itu tidak ada kaitannya dengan miskin atau kaya.
Mental seperti ini yang jadi landasan berfikir para Londo Ireng (pribumi tapi pro penjajah). Mereka berfikir bahwa penjajah lebih kaya, jadi penjajah lah yang benar.
Yang paling mengerikannya lagi, Londo Ireng inilah yang menjadikan perjuangan para pahlawan menjadi sangat sulit, karena bukannya melawan penjajah yang ada di depan mata, melainkan ditikam bangsa sendiri dari belakang