Mengatasi OverThingking Ala Orang Jawa Kuno

Saat mengisi kegiatan seminar parenting beberapa waktu lalu, ada peribahasa Jawa yang begitu dalam maknanya , yang disampaikan Bapak Ari, pembicara selain saya dan sekaligus merangkap kepala sekolah di sebuah SD Negeri di solo. Peribahasa yang beliau utarakan adalah:

“Yen Ono grojogan ayo didadeke kripyikan, Yen Ono kripyikan , ayo diilangke”

kurang lebih artinya: kalau ada air terjun , ayo dijadikan pancuran, kalau ada pancuran, ayo dihilangkan.

maksud dari peribahasa ini apabila dikaitkan dengan fenomena OverThingking yang saat ini banyak melanda, adalah kita harus sederhanakan masalah yang kita hadapi. Ini berkebalikan dengan orang-orang yang OverThingking, yang senantiasa membesarkan masalah mereka. Padahal apabila diperhatikan dengan seksama, masalah mereka tidaklah sebesar yang dibayangkan.

Lalu, bagaimana cara agar kita bisa memandang masalah lebih sederhana? Caranya gampang.. cukup hela nafas panjang, lalu katakan dalam hati

“Seperti yang sudah-sudah, masalah ini juga akan berakhir”

Dengan melakukan hal diatas, kita akan jadi lebih tenang dan bisa melihat masalah sebatas kadar yang semestinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *